
Pendataan Penduduk orang asli Papua melalui system informasi orang asli Papua (SIO PAPUA) adalah salah satu metode untuk mengetahui jumlah data terpilah orang asli Papua (OAP) dan non OAP, keadaan Sosial, asset-aset yang dimiliki sehingga mempermudah Pemerintah, baik itu Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Distrik dan Kampung dalam merencanakan pembangunan bagi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan amanat undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, pasal 86 bahwa sistem Informasi Pembangunan Kampung dan Pembangunan Kawasan Perdesaan menjadi bagian yang sangat penting dalam pembangunan Kampung. Pemerintah Kampung mempunyai kewajiban menginformasikan perencanaan pembangunan dan pelaksanaanya sebagaimana harus dicantumkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJM-Kampung), Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKPK) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKamp) kepada masyarakat Kampung melalui layanan informasi kepada umum.
Untuk itu Lembaga Jerat Papua melakukan Pelatihan Sistem Informasi Orang Papua di Kabupaten Boven Digoel Distrik Mindiptana, sebanyak 39 peserta dari 13 Kampung yang terdiri dari 26 Kader pemberdayaan Masyarakat Kampung (KPMK) dan 13 Aparat Kampung se-Distrik Mindiptana.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 15 hari (22 Juli 2022 – 06 Agustus 2022K, dimana setelah 2 hari mendaptakan teori tentang teknik Pendataan penduduk dan penginputan data pada apalikasi SIO PAPUA, peserta kemudian melakukan Pendataan penduduk di masing-masing Kampung dengan melibatkan RT/RW kampung masing-masing.
Menurut Sekretaris Kampung Epsembit Distrik Mindiptana “Maksimus Ambomuyu” Pelatihan Pendataan Penduduk dan pengolahan aplikasi SIO PAPUA sangat penting bagi Kampung-kampung kami karena hal ini kami butuh. “kami butuh data base kampung yang valid yang diolah dalam suatu Aplikasi yang kemuadian akan kami gunakan untuk merencenakan pembanguan di Kampung” selama ini perencanaan di Kampung dilakukan tanpa data sehingga program pembanguan tidak tepat sasaran. Kami berterimakasih kepada Lembaga Jerat Papua yang telah membantu Kami dalam melengkapi data base di kampung kami, terlebih lagi data ini langsung dikerjakan oleh anak-anak kampung yang telah ditunjuk menjadi Kader-kader kampung, kami harap kegiatan di Kampung itu seperti ini, karena anak-anak kami di Kampung yang diberdayakan untuk melakukanan pekerjaan ini.
Salah satu Kader Kampung Niyimbang “Sisilia Kayom” menyampaikan bahwa menurut-nya pelatihan ini sangat penting bagi Kampung, “aplikasi SIO PAPUA juga sangat bagus karena setelah saya mengikuti materi, saya melihat bahwa batapa pentinngya data base bagi Kampung kami untuk mengetahui jumlah penduduk, data social, pemabngunan dan lainnya, sebagai seorang perempuan saya sangat siap untuk mendata masyarakat kampung saya karena di kampung tidak ada data yang akurat, selama ini pemerintah Kampung pake data lama untuk bikin program. Ungkapnya”. Sisilia juga berharap jika data kampung lengkap maka Pemerintah Kampung akan gunakan untuk Menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (PJMK) sehingga program itu benar-benar dapat menjawab permasalahan di Kampung, dan di Kampung kami punya pangkalan data yang akan diguanakan untuk kepentingan pembanginn Kampung.
Hal senada juga disampaikan oleh Kristoforus Endewip Kader Kampung Epsembit, mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena selama ini kami tidak ada data, untuk buat RPJMK di Kampung hanya diputuskan program seenaknya tanpa data, dalam kesempatan ini saya mewakili teman- teman pemuda mengucapkan banyak terima kasih, karena dengan pelatihan ini kami dapat mendata potensi-potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di kampung, kemudian kami akan memprogramkan bagi Kampung kami kedepan, pelatihan ini juga sejalan dengan visi-misi Bapak bupati Boen digoel, yaitu membangun Kampung menata Kota.
Perlu dipahami bahwa sebagus apapun sebuah aplikasi, jika tidak dikelola dengan baik di Kampung maka sia-sialah aplikasi tersebut. oleh karena itu dalam pelatihan ini anak-anak muda di Kampung yang diberdayakan untuk mendata dan mengelola aplikasi tersebut, aplikasi ini menjadi milik Pemerintah Kampung, karena selain data base, aplikasi ini juga menyediakan pelayanan administrasi surat-menyurat, dan website kampung yang mudah dikelola oleh Kampung untuk mempublikasi informasi dari Kampung. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kedepannya Kampung bisa mandiri untuk membangun Kmapungnya sendiri. (Diw)
Kampung Wanggatkibi